Tentang Kami

The Banda Journal merupakan proyek dokumenter jangka-panjang tentang Kepulauan Banda, sebuah kepulauan mungil di timur Indonesia yang berperan penting menggerakkan perekonomian global paling awal. Kepulauan yang kaya sekaligus merana. Kepulauan yang menyimpan kisah genosida pertama bangsa Eropa di Asia. Namun dunia melupakannya.

team_01.jpg

Muhammad Fadli adalah fotografer dokumenter kelahiran Bukittinggi yang berbasis di Jakarta. Karya-karyanya pernah dimuat di berbagai publikasi internasional seperti PROOF National Geographic, Der Spiegel, Monocle, FT Weekend Magazine, Afar, The New York Times, Forbes Asia, DestinAsian, DestinAsian Indonesia, Marie Claire Spain, Marie Claire Indonesia, Tempo, The Jakarta Globe dan lainnya. Ia juga salah satu pendiri Arka Project, sebuah wadah kolektif fotografer dokumenter Indonesia.

Fatris MF lahir dan menetap di Padang, Sumatera Barat. Ketekunannya terhadap filologi dan sastra lisan membuatnya gemar menulis kehidupan di tempat-tempat terasing. Bukunya berjudul Merobek Sumatra tentang petualangan lintas budaya di belantara Bumi Andalas diterbitkan oleh Serambi pada 2015. Ia adalah kontributor reguler untuk DestinAsian Indonesia dan tulisannya pernah dimuat di Koran Tempo, Garuda Inflight Magazine, Marie Claire Indonesia, dan lainnya.

Kredit
Fotografi, video, and audio: Muhammad Fadli
Teks: Fatris MF
Konsep dan produksi: Muhammad Fadli
Editor teks: Cristian Rahadiansyah
Konsultan artistik: Mirna Aprilla
Penerjemah: Eka Nickmatulhuda (Inggris)


Ucapan Terima Kasih
Putu Sayoga dan Yoppy Pieter (Arka Project), Celina Lundsford beserta tim (Fotografie Forum Frankfurt), Oscar Motuloh dan Gunawan Widjaja (Galeri Fotojurnalistik Antara), Edy Purnomo dan Ng Swan Ti (PannaFoto), DestinAsian Media Group, Nathalia Gunawan dan Stephanie Gunawan (One Fifteenth Coffee), Hyun Supul (Aesop Interactive), Lukman Ang, Ardiansyah (PT. PELNI Banda Naira), Shafira Boften, Ramon Alwi, Pongky van den Broeke, Rony Zakaria, Andri Tambunan, dan semua yang telah ikut memberi sumbangsih bagi keberlanjutan The Banda Journal.